Ekonomi

Pengusaha Menjerit, Kargo Udara Naik 300% dan Tol Mahal

Jakarta – Asosiasi Perusahaan Jasa Ekspedisi Ekspres Indonesia (Asperindo) mengeluhkan tingginya tarif kargo udara. Tarif angkutan logistik menggunakan pesawat itu disebut terus mengalami kenaikan.

Asosisasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dan Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) juga mengeluhkan mahalnya tarif tol Trans Jawa.

Kondisi kondisi tersebut membuat para pelaku usaha di bidang logistik menjerit.

Seperti apa fakta selengkapnya? Silakan baca pada berita selanjutnya. (eds/eds)

Sumber : detik

Berita Seputar pemilu…!!! Disini

****

Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi menyebut kenaikan tarif kargo udara sudah naik hingga 300%. Kenaikan terjadi sejak Juni 2018 hingga Januari 2019.

“Persentase kenaikan total mencapai lebih dari 300%. Makanya tinggi sekali. Kenaikan itu terjadi pertama sejak Juni 2018. Sampai Januari ini naik dua kali total 300% lebih,” katanya ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Pihaknya sebagai pengusaha logistik tentu sangat terbebani dengan kondisi tersebut. Pasalnya mereka cukup mengandalkan kargo udara yang disediakan maskapai penerbangan.

“Asperindo itu adalah asosiasi perusahaan jasa pos logistik Indonesia. Karena karakteristik kami adalah ekspres maka kami banyak melakukan pengiriman jasa menggunakan pesawat,” jelasnya.

Pihaknya, kata dia tidak menduga akan terjadi kenaikan jasa kargo udara secara signifikan.

“Maskapai sudah melakukan kenaikan tarif berkali-kali. Sampai Januari pun kalau saya bicara Garuda, di bulan Januari ini saja sudah melakukan kenaikan sampai dua kali,” sebutnya.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Translate ยป
Close
Close