humanislucu

Mau Marah Juga Gimana ya..!!

Hari ini gw baru liat sebuah video yang diunggah dari sebuah halaman facebook Viral Indonesia. Link : Kik

Dari video tersebut meskipun itu vedio itu palsu atau asli silahkan yang didalam videonya bisa klarifikasi sendiri atau bisa dari pihak yang upload, biar bijak kita dalam menggunakan sosial media. namun dalam melihat peristiwa tersebut dari kronologisnya persisnya seperti apa mungkin gw gak bisa jelasin, tinggal cek saja langsung videonya ke TKP, karena link nya gw cantumin.  terlihat disana seorang ibu yang mungkin bisa dibilang menyerempten sebuah mobil yang berwarna hitam dan mobil tersebut gores dikit kali ya. sang pemilik langsung meminta ganti rugi sebesar 200 ribu. mungkin uang segitu bagi segelintir orang gampang, wong ketimbang 200 ribu kok. kenapa gw bilang segelintir orang karena pada dasarnya yang kaya di negri ini tidak berbanding lurus dengan mereka yang memiliki penghasilan yang pas-pasan dan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja.

Ilustrasi [ist/net]

Melihat setuasi tersebut bukan maksud gw menertawakan sang ibu yang menangis ketakutan dan tidak sanggup untuk membayar uang ganti rugi sebesar 200 ribu  atau juga melihat adegan yang diperankan oleh bapak-bapak dengan antagonisnya, serta seorang kameramen yang merekam kejadian tersbut yang terus memberikan pengertian terhadap sepemilik mobil. Tidak banyak yang ingin gw share, ada hal yang sangat menarik dalam kehidupan ini. kenapa tidak ? oke..

  • Siapa yang mau dirugikan dalam kehidupan?
  • Siapa juga yang mau menyakiti orang lain?
  • Siapa yang siap untuk mengerti satu sama lain ?
  • Siapa yang mampu belajar bertanggung jawab dari segala kekurangan yang dimiliki ?

Sebagian berpandangan ketika seseorang yang dianggap lemah atau katakan lah miskin dalam sebuah sebutan serta berbuat kelalain atau lebih berat lagi kesalahan. Apakah ada manusia memaafkan ? atau malah sebalik nya menuntut untuk mepertanggung jawabkan? keduanya bisa saja terjadi karena tidak ada opsi lagi.

Kalau mereka yang memaafkan, mungkin bisa saja dianggap orang baik, pengertian memahami kondisi yang bersalah dan dianggap tidak mampu,tak berdaya. tapi apakah mereka yang tidak memaafkan justru yang meminta pertanggujawaban tersebut orang jahat ?, bisa juga dia memberikan pelajaran untuk memahami bahwasanya berani bertanggung jawab atas segala bentuk kesalahan yang dilakukan, itu juga bisa dianggap benar.

Memahami arti hidup yang sesungguhnya memang sedikit sulit dan bukan berarti menyulitkan dalam kehidupan yang dijalani-Simada

 

 

 

Tags

Leave a Reply

Close
Close
%d bloggers like this: