Rilis

DKI Siapkan 33 Bus Toilet untuk Asian Games

JAKARTA – Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan menyediakan 33 bus toilet VIP untuk Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan penyediaan fasilitas bus toilet itu merupakan salah satu bentuk tanggung jawab mereka untuk pesta olahraga negara-negara Asia tersebut.

“Saat ini kami sudah miliki sebanyak 11 bus toilet VIP. Tahun ini, kami akan tambah 22 unit lagi, 2 (dua) diantara bus toilet khusus penyandang disabilitas. Pengadaan melalui e-Katalog LKPP,” ujarnya di Jakarta.

Selain berpendingin udara, bus toilet baru tersebut akan dilengkapi dua kamar yang masing-masing memiliki kloset sendiri. Bus toilet ini juga dilengkapi sebuah wastafel, genset, dan satu tenda otomatis. “Kita ingin memastikan Jakarta siap menjadi tuan rumah. Penyediaan fasilitas toilet yang layak juga demi nama baik Negara,” kata Isnawa.

Kesebelas bus toilet yang sudah dimiliki Dinas Lingkungan Hidup ini, saat ini beroperasi di pusat-pusat keramaikan Ibukota dan event-event keramaian sesaat, seperti Kawasan Monas.

*Toilet Khusus Difabel

Isnawa menjelaskan sejumlah persyaratan tambahan juga diperhitungkan olehnya dalam membuat bus toilet yang ramah bagi difabel. Toilet yang aksesibel harus dilengkapi dengan tampilan rambu atau simbol dengan sistem cetak timbul “Penyandang Disabilitas ” pada bagian luarnya.

Toilet juga harus memiliki ruang gerak yang cukup untuk masuk dan keluar pengguna kursi roda, seperti disiapkan ramp. Tentang ketinggian kloset, harus sesuai dengan ketinggian pengguna kursi roda sekitar 45 hingga 50 centimeter.

Selain itu, kamar kecil umum harus dilengkapi dengan pegangan rambat (handrail) yang memiliki posisi dan ketinggian disesuaikan dengan pengguna kursi roda dan penyandang disabilitas yang lain.

“Pegangan juga didesain memiliki bentuk siku-siku mengarah ke atas untuk membantu pergerakan pengguna kursi roda,” kata Isnawa.

Termasuk peletakan kertas tisue, air, kran air atau shower dan perlengkapan lainya, seperti tempat sabun dan pengering tangan, harus dipasang sedemikian hingga mudah digunakan oleh orang yang memiliki keterbatasan fisik dan bisa  dijangkau pengguna kursi roda.

Persyaratan lainnya, lanjut Isnawa, pintu toilet harus mudah dibuka dan ditutup untuk memudahkan pengguna kursi roda. “Lantai pun tidak boleh licin,” kata Isnawa.

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close
%d bloggers like this: